membuat orang tertawa itu adalah ibadah.
tetapi menertawakan diri sendiri itu menyakitkan. apalagi menertawakan orang lain.
kadang diri kita menemui jalan hidup yang bercabang, entah itu satu, dua, tiga cabang pun kadang terasa menyesakkan. apapun wujud dari cabang itu, bahkan kadang masing-masing cabang memiliki wujud dan dilema yang berbeda-beda, entah itu mirip ataupun malah bertolak belakang.
nah, sering aku harus memilih satu dari beberapa cabang tersebut, dan seharusnya aku memang hanya bisa memilih salah satu karena sampai kapanpun diriku hanyalah satu. tetapi, mungkin juga akhir dari cabang-cabang itu bertemu menjadi satu, menjadi jalan yang lurus, lebar, dan terang.
mungkin, selama ini tujuanku di ujung jalan sana belum tertanam begitu kuat, jadi seringlah aku berbelok, tersesat, bahkan sering juga memutar memlalui jalan yang menurutku cukup jauh.
tetapi, sekarang aku jadi berpikir, kalau aku fokus terhadap tujuan akhirku,apa yang akan terjadi? apakah aku akan terus berjalan ke depan tanpa menoleh ke samping? atau aku akan berjalan perlahan dan menyapa dengan ramah seluruh masalah yang ada?
aku tidak tahu, lihat saja nanti, aku akan mencobanya kawan.
terima kasih :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar