Rabu, 27 Desember 2017

Apa yang berharga

Kekhawatiran ini sebaiknya kusudahi.
Sebab apa yang berharga pasti aku jadikan rohani.
Ia lebur bukan berarti hancur.
Ia lembut, akan tetap begitu meski kulit mulai keriput.
Akulah diri yang utuh.
Karena bangunan yang ini tak akan mungkin runtuh.
Ia seakan terjaga di museum dalam jiwaku.
Bak momumen tinggi yang menjulang di tengah diri yang mulai gersang.
Apa yang berharga kujadikan rohani.
Karena diri ini terlalu gampang untuk tak mengerti.
Terlalu mudah gamang, maka aku sadari.

Rabu, 20 Desember 2017

benci

Penyebab utama benci adalah cinta yang mendalam terhadap sesuatu.
Sedangkan cinta adalah kebencian atas ketidakberdayaan yang menjadi rindu.

Dan Kau masih bilang bahwa hidup ini tidak adil?

Senin, 18 Desember 2017

permasalahan

Ternyata permasalahannya ialah;
Diri ini tertelan oleh kesementaraan
Yang hilang entah mati, malah disebut hakiki
Yang hakiki malah buru-buru kuhindari.

Juga dedaunan yang mengangkasa
Menafikan tanah pijakannya
Rerumputan yang melebat
Justru dikira nyata ternyata fatamorgana

Kesederhanaan kubikinkan lubang
Kupendam
Diatasnya kubangun bangunan megah keruwetan
Ya keruwetan hidup, ya keruwetan pikir

Kesempatan melengos pergi
Karena kupikir ia tak cantik
Maka siapa yang tertarik?
Begitu pikirku

Atau mungkin kesahajaan itu juga cantik
Namun ketika kutarik
Taliku putus
Ketika berhasil tali kusambung
Ia telah terbawa terbang oleh burung-burung

Lalu apalagi?
Ke mana lagi?
Aku bukanlah batu yang haus
Menunggu basahnya rintikan hujan

Bukan juga awan di langit bisu
Menyambut sapuan angin yang beku
Lalu ke mana lagi?
Lantas apalagi?

Rabu, 13 Desember 2017

sabda

Tahu apa kau tentang cinta? Jika bukan karena Sang Maha Cinta yang bermurah hati menyabdaimu, niscaya kau tak kan pernah tahu.