Rabu, 29 September 2010

copas #(berapa ya lupa)

dapet dari KASKUS !

Ada seorang wanita buta. Semua orang membenci dia, kecuali kekasihnya. Wanita itu selalu berkata, “Saya akan menikahimu saat saya bisa melihat.” Suatu hari, ada orang mendermakan mata kepada wanita itu. Akhirnya wanita itu dapat melihat. Dengan segera, dia pergi menemui kekasihnya. Tetapi, ketika dia melihat kekasihnya, dia merasa sungguh terkejut karena kekasihnya juga buta.
Kekasihnya bertanya, “Sudikah kamu menikah denganku sekarang?” Tanpa sebuah alasan, wanita itu menolak. Kekasihnyapun tersenyum dan berlalu pergi sambil berkata. “Tolong jaga mata saya baik-baik…”

Kamis, 23 September 2010

curut (kata orang sih gitu, tapi gue kambing, jadi ini pandangan gue)

Terlalu banyak cecurut, pecurut, cururut, dan spesies-spesies curut lainnya yang hidup di dunia ini. Mungkin banyak yang tidak kenal maupun tidak tahu apa itu curut. Awas! mereka hidup disekitar kita. Mereka bisa disamakan dengan predator >> buaya, aligator, transistor, resistor, dsb. Mereka mencari mangsa berupa manusia-manusia menarik, dan mereka tidak peduli apakah orang itu sudah berpasangan atau belum. Dengan membabi buta mereka mengibaskan ekor mereka kesana kemari "cuiiing-cuiiing" dan yang terkena rayuan2 manisnya akan terklepek2 tak berdaya. Mayoritas dari mereka memang tidak tahu malu, suka mengganggu hubungan orang lain. Bagi yang merasa, bukan salah saya. Segeralah anda bertobat. Dan sadarlah!! modal-modal yang kalian punya tak cukup menutupi hati busuk kalian!!

curut-curut mati saja sana!

Jumat, 17 September 2010

:(

"Alone lonely loner"(sid-Ice Age 3)

my mind is out of control

yeah, capek dua hari duduk di bis sempit-sempitan, seluruh badan pegel. Ternyata belum cukup alasan buat bikin otakku kapok beraktifitas.

Ceritanya tadi jam 5-an lah, barusan turun dari bis di daerah ring road selatan, nunggu mobil jemputan, baru berdiri di pinggir jalan tiba-tiba ada mobil innova silver buka kaca jendela trus ada yang teriak "MBEEEEEEEEEEK..!!!!" disertai cahaya kinclong menyilaukan dari dalem mobil, yang kemudian aku sadar itu jidatnya Arsy hahaha. Segera aku balas lambaian tangan mereka dengan acungan jari tengahku (serius).

habis itu aku sms arsy
sing neng mobil sopo wae si?(yang di mobil siapa aja si?)

dia jawab
aku kirun fara janta tiok, bar seko omahe kirun (terjemahin sendiri)

aku bales lagi
walah, emang meh nengndi e? (mau kemana?)

dijawab
embuh ki aku yo ra ngerti haha. (aku juga nggak tau)

aku
wo pekok. neng omahku wae.(wo ganteng *bohong*. ke rumahku aja)

arsy
melu dolan wae, ngko tak sms nek wes ngerti nggone. (ikut main aja nanti aku sms kalau udah di tempatnya)

aku
oalah oke (nggak tau kenapa otakku nyuruh bilang "oke")

arsy
opo ngko neng sekolah wae. gawakke oleh-oleh (blablablablabla)

aku
yoyoi (ini nih, nggak tau kenapa aku nge iyain lagi)


hahaha ada aja kejadian nggak disangka. Baru aja balik ke jogja udah "disambut" temen-temen yang "merindukan" aku hahaha. Jogja paling top dah! walaupun lampung juga keren. Coba jogja lampung deket.

oke, karena badan udah capek, lengket, akhirnya mobil dateng terus cabut pulang. FYI keadaan di dalem mobil juga nggak beda jauh sama di bis, 5 orang plus 2 koper gede sama 3 kardus jumbo. sesek dah. Untung 15 menit udah sampe rumah.

Setelah puas bersihin badan (mukaku masih "mengelupas" gara-gara kepanasan kemaren). Tiba-tiba ada sms. kamu dapat hadiah liburan GRATIS ke London! Hueeeeeeeeeeeeee!!! Nggak ding. Tiba-tiba ada sms: aku wes neng sekolah. dari arsy. Habis itu ngibrit ke sekolah bawa kemplang, krupuk dari lampung yang ada sambel pedesnya itu.

Sesampai di sekolah, langsung deh ke posko. Rame juga, ada sekitar 12an anak lah kalo nggak salah, mereka teriak "Embeeeek..embeeek..embeek!!"*backsound : We Are The Champion*. Kedatanganku di sambut bak atlet kebanggaan bangsa, disalami satu persatu, sambil saling mengucapkan "minal Aidin Wal Faizin yo mbeeek" wekekekekeke :D

Arsy: "endi oleh-oleh e?"

Aku: "nyoh!" sukses mendarat di jidat arsy hahahahahaha.

Langsung deh pada rebutan, ada yang narik-narik, ada yang teriak-teriak, berantem, bunuh-bunuhan *lebay*. Ternyata jumlahnya pas -.- jadi buat apa mereka rebutan tadi???pekok
Aku cekikikan sendiri ngeliat mereka megap-megap mulutnya, kayak ikan terdampar. Hahaha. Mereka baru sadar kalo sambelnya pedes. Apalagi setelah tau disitu nggak ada minuman, hahaha makin cekakakan deh :p jahat tenan og aku.


BERSAMBUNG>>>>> capek nih udah jam 3 pagi. dilanjut besok.

Selasa, 14 September 2010

alam lampung #1

ini namanya pantai Kalianda Resort. Keren banget pantainya, bersih lagi, cuman kekurangannya satu, masuknya mahaaaaal. 30 ribu per kepala (gila cuman kepala doang). tapi ya, puaaaaaaaaas, pulang-pulang badan meraaaah, sukses kepanggang matahari.


ini kaki kambing



tuh pohonnya aja baris jejer lurus banget gitu. ada rumputnya lagi. tapi semut disini ganas, udah merah, nggigit lagi.


nah itu tadi pohonnya keliatan kan, bener-bener di pinggir pantat (baca:pantai).




nah ini nih keren. Itu belakangnya gunung rajabasa. indah bangetlah pokoknya. Recomended nih!




jujur di sini saya cuma jadi babyshiter (tempat e'ek bayi). Bukannya pedofil, tapi anak-anak lucu sih. Tapi kalo anak di atas itu sepupuku, nakal banget, masak celanaku diporotin.



nah itu juga sepupuku, lumayan gede lah, kelas 6 SD. Ya gitu kerjaanku disana cuman jadi "babywatch" atau jam tangan bayi.




tuh, makin jelas tampangku. Adegan setelah ini kepalaku dimasukin ke aer terus diinjek-injek. Habis itu si anak bilang "astaga mas randy ngapaiiin.."



.no comment.




muka udah mulai panas nih siang-siang jam 12 an lah kira-kira.




gile keren nggak tuh gue kayak baywatch nyelametin ikan kelelep. Itu yang dibelakangku om ule namanya.



hahahaha saya bukan homo loh,walaupun seakan-akan foto di atas mengatakan demikian. Saya sudah punya pacar men, dan dia cewek tulen 99 % (ada cowok2nya dikit).




tuhkan, buktinya saya agak menjauh dari kesalah pahaman.





nah, ane dipaksa naik kapal-kapalan tuh (kano). Liat aja tuh pelampung cuma satu kalo tenggelem mati deh gue.




uhuy, pose nggatel. Bukan nggatel itu, tapi emang gatel tuh garuk-garuk.



hahaha yang ini pose (sok) ganteng, bukan (emang) ganteng. liet aja noh badan cuma tulang.



hehehe alam lampung memang hebat. Saya jadi ingin ke sini setiap tahun. kereeeeeeeeeeen!!

Rabu, 08 September 2010

Diantara dua pulau

07 SEPTEMBER 2010

Setelah membujuk mata ini untuk bangun, tepat pukul 6 terbukalah. Sudah 28 hari berpuasa, tiga hari lagi berganti menjadi Syawal. Saat berlebaran tiba. Sudah dari beberapa bulan yang lalu keluargaku merencanakan pulang ke kampung halaman, akhirnya saatnya tiba. Tempat tujuan kami adalah Lampung. Tempat kelahiran ibuku. Terakhir kali kesana sekitar 7 tahun yang lalu. Lama sekali.

Packing barang satu demi satu. Koper merk "POLO" berukuran medium itu sudah cukup membuat pundakku sakit.Kuputuskan mengurangi isinya sedikit. Pukul 11.30 mobil KATANA hitam berderu. Segera kami meluncur ke agen bus. Sesampainya, aku mendapati kernet bus sedang menyalakan dupa, yang bagi mereka berarti "keselamatan". Kolot. Sedikit takut memang, namun aku urungkan kekhawatiranku setelah tahu bukan bus itu yang akan aku naiki. Setidaknya aku tidak melihat prosesi sesembahan pada bus yang aku tumpangi nanti. Lama sekali menunggu, agen bus menjanjikan bus akan berangkat pukul 12 tepat. Tetapi sekarang sudah pukul 12.30 si bus belum juga kelihatan moncongnya. Lucu juga, semboyan "tepat waktu" mereka tidak relevan dengan keadaan. Tak lama kemudian sang kereta jalanan memperlihatkan badannya, akhirnya.

Bus berangkat. Bus memungut satu persatu penumpangnya, sampai akhirnya dianggap kenyang bus berangkat. Terminal demi terminal disinggahi, sampai suatu saat di terminal Jombor aku cukup terhibur dengan suara pengamen mengalunkan lagunya yang cukup menggelitik, setidaknya lebih nyaman daripada mendengarkan ocehan Groupband Wali di speaker.
Kira-kira si pengamen menyanyikan lagu seperti ini:
"....penake dadi wong urip, sing mati entuk siksaan, sing urip rebutan warisan, direwangi bacok-bacokan. Penake dadi ibu-ibu, ana pengamen ngenehi sewu, ana pengamen ngenehi sewu, sokor-sokor didadekke mantu...." hahahaha
Hari sudah sore. Pak sopir berbadan gempal memakai kacamata hitam masih memacu busnya. Sebenarnya aku tidak tahu maksud dari kacamata itu, apakah dipakai agar tidak silau sinar matahari? tapi sekarang sedang mendung, ataukah menghindari kelilipan? kalau begitu apa guna kaca di depan, hmmm atau hanya gaya-gayaan saja? rupanya ini jawaban yang paling masuk akal. Dari dudukku aku memandang sawah yang bertumpuk-tumpuk di daerah Magelang dan hamparan pohon mahoni di atas bukit sekitar Temanggung yang menyejukkan. Serta tidak kalah berdiri tegak Gunung Ungaran yang di atapnya bergumpal kabut, bila diamati baik-baik lebih mirip segumpal arum manis. Memang hari ini matahari sedang malas menampakkan dirinya. Mungkin sedang lelah. Hingga hari senja hanya awan mendung yang tidak segan menemani perjalananku, tetapi tanpa kehadiran hujan.

Perjalanan sudah sampai di Semarang. Beberapa kali bus melambat karena ada beberapa oknum yang meminta pungutan, tidak jelas oknum mana itu. Seperti jalan ini milik mereka. Tapi nampaknya mau tidak mau setiap bus harus memberi "pungutan preman" ini. Yang menjadi pertanyaan adalah, dimana aparat? Pak sopir sempat terlihat panik ketika sang preman rewel.

Di ufuk barat langit nampak keemasan diantara hamparan sawah yang sangat luas. Adzan sudah berkumandang. Waktunya berbuka. Bus masih melaju kencang. Dan terlihat kakakku tampangnya begitu menderita karena perutnya tergoncang hebat. Lalu, DUUUAAARR!! tumpah ruah semua isi perutnya. Cukup membuatku jijik.


08 SEPTEMBER 2010

Lima belas jam membelah setengah Pulau Jawa. Perjalanan memasuki Pelabuhan Merak. Tujuh tahun sudah, akhirnya berjumpa kembali wahai dermaga yang dilambangan sebagai burung yang indah. Tak elak, kondisi di sini cukup memuakkan. Bus kami masuk ke pelabuhan merak pukul 4 pagi. Hingga kini pukul 6 masih juga mengantri. Macet tumpah ruah. Suasana lebaran sangat kental. Di ujung timur tampak rentetan motor yang lebih mirip gerombolan semut mengerumuni tumpahan gula. Padat merayap. Benar-benar seperti rayap.

Baru pukul 8 kami berhasil masuk ke perut kapal. Kapal bernama KMP. HM BARUNA I ini memiliki warna putih dominan dan bercorak biru disebagian tempat. Akhirnya rayap-rayap siap menyeberang!!! Kapal berlayar beberapa menit kemudian. Laut nampaknya sedang bergembira. Dia sangat akrab denganku. Ombaknya tenang, angin semilir. Matahari belum juga tampak. Perfecto!!! Aku memutuskan meningalkan keluargaku di lambung kapal dan pergi ke atas dek sendirian. Seram juga rasanya, was-was karena kejahatan hipnotis dan pemerasan sedang marak di televisi. Tapi aku jauhkan ketakutanku. Aku gantikan dengan perasaan nikmat memandang lautan, berharap melihat paus atau lumba-lumba, tapi keberuntungan tak kunjung datang, karena di air tenang seperti ini lumba-lumba jarang datang untuk bermain, apalagi paus. Yang hinggap justru rasa jengkelku melihat orang-orang seenaknya melempar sampah mereka ke lautan. Hei, jangan kaget apabila kalian besok sulit menemukan penjual ikan laut. Ingin tahu kenapa? Itu kesalahan kalian sendiri. Bukannya sok suci, aku mengakui sering membuang sampah sembarangan, tapi itu dulu.

Pukul 10 tepat kapal berlabuh. Sumatera!!!!!
Pelabuhan Bakauheni menyambutku, beserta matahari yang akhirnya gagah bersinar di atas sana. Baru beberapa menit menjejaki daratan Lampung, mataku menumbuk bayangan raksasa berwarna hitam, Gunung Rajabasa. Betapa gagah namanya. Tujuh tahun sudah. Hei alam Lampung, kita bertemu lagi.....

Selasa, 07 September 2010

Saya mudik!

Awawawawawaa hari ini saya mudiiik! :D setelah 7 tahun tidak bertemu simbah dan adek2 kecil saya nan lucu menggemaskan. Lampung, pantai, desaa, kembang api, kangen band -.- wkwkwk. Doakan saya selamat.
Dan selamat pulang kampung teman-temaaaan!

Minggu, 05 September 2010

lagilagilagilaaaaaaaaaaa!

ah.. sampai lelah hati ini berteriak. Tapi saya tidak akan menyerah, saya akan berjuang. Mengertilah. Sadarlah.
diluar sedang hujan :)

iseng #2

waaaaaah, iseng-iseng nyari temen-temen lama di internet. Ternyata hidup bergulir begitu cepat.
saat bersama teman yang benar-benar teman ataupun sekedar teman terasa sangat menyenangkan bila diingat walaupun saat itu sangat menyedihkan, akan menjadi pelajaran berharga saat ini dan sebagai manusia tentunya kita tidak ingin mengulang kesalahan yang sama seperti keledai, eh bukan, bintang laut (Patrick Star) yang selalu melakukan kesalahan sama berulang kali hahaha.
saya kangen kalian semua :D

amnesia :I
indonesia :)

ternyata sama-sama sia!!!! *rapenting*

Sabtu, 04 September 2010

hari ini #1

Dimulai dengan membuka mata pukul delapan pagi. Belum juga sempurna bangunku, suara beliau mulai menggetarkan genderang di telingaku. Ah, malas sekali hari ini. Badan terasa berat, tiba-tiba teringat terakhir memejamkan mata pada tengah malam tadi, dan baru berhasil membuka mata beberapa saat tadi, akibanya perut pun kosong. Mungkin sekali-sekali boleh juga tidur di masjid. Oke ini tentang semua yang aku lakukan hari ini.
Ingin sekali mengggerakkan badan untuk sekedar mandi, tapi lemas rasanya. Dan aku putuskan untuk tiduran sejenak, mengumpulkan energi-energi dari alam merasuk ke tubuh. Ikut-ikut Son Goku waktu bikin "spirit ball" atau bola semangat,kemudian BUM! meledak, yang memang akhir2 ini kata "spirit" menjadi sangat akrab di telinga. Biang keroknya adalah Pak Bambang Suprihardjono (hai pak hehe).
Beberapa saat kemudian tanganku menyenggol sesuatu, yaitu buku yang berhasil membuat mataku betah memejam sampai pagi. Buku sialan. Kemudian otomatis otakku menyuruhku untuk membaca buku sialan tersebut. Hahaha Norman Edwin memang keren. Maaf om norman.
Mataku tampak sangat asyik menjamah kata demi kata. Dan beberapa saat kemudian aku sadar, ini sudah tengah hari. Asyem. Membaca buku kali ini terasa sedikit menguras tenaga, sebentar-sebentar melihat hape untuk sekedar membalas sms si pacar. Ya, oke, nggak cuma tak liatin hapenya, aku pencet-pencet juga.
Kira-kira pukul 12.30 temenku dateng. Temen rumah yang sekarang kuliah di UNS, Kiki namanya. Awalnya kaget juga setelah sekian lama nggak ketemu dia udah banyak perubahan. Dia seorang Marxis!!!!! Oh, man. tetapi mempunyai paham sendiri2 adalah hak setiap orang. Dan jujur, aku pun sedikit tertarik untuk sekedar mengetahui paham yang diciptakan oleh Karl Marx tersebut. Mungkin besok saya akan membeli bukunya untuk sekedar membaca. Kemudian perbincangan dengannya dilanjutkan dengan bertukar pendapat tentang paham sosialis, paham komunis dan lain-lain. Wow. ternyata paham seperti itu tidaklah lenyap dan ternyata masih bergerak di bawah permukaan atau bahasa kerennya underground. Bahkan sedang berkembang di kalangan mahasiswa. Bagi teman-teman saya yang juga akan melanjutkan ke dunia Perguruan Tinggi, Saya hanya berpesan, kuatkanlah iman dan prinsip kalian agar tidak terpengaruh ke paham-paham yang belum tentu itu akan menyesatkan atau malah menyelamatkan. Serius ini aku. Dan kira-kira dua jam sudah kam bercengkrama, yang mungkin ini akan terdengar aneh bagi anak SMA seumuranku kalo ngedengernya. Cerita tentang suku Marxis leninisme yang berada di pedalaman hutan di dekat mexico, yang kata temenku itu mereka menyerang kota untuk mendapatkan keadilan. Asyeeeem, saya mulai terpengaruh dengan buku-buku yang telah saya baca. Rapopolah, aku cuman nganggep itu pengetahuan aja. Mungkin suatu saat nanti berguna.
Kemudian beberapa saat kemudian temenku itu mau pergi. Dan akhirnya memag pamit pergi. Aku melanjutkan dengan membaca Catatan Norman Edwin yang sepertiga bagian lagi bakal selesai. Keren banget nih orang, suatu saat boleh juga nyoba atau lebih tepatnya "sok-sokan" jadi wartawan alam yang mondar-mandir keluar negeri hehehe.
tanpa sadar aku ketiduran di ruang tamu, hehehe. Dan waktu itu setengah sadar aku denger suara adek sepupuku berlarian kesana kemari. Tapi suara berisik itu nggak cukup bikin aku terganggu haha. dasar kambing.
begitu bangun, langsung lihat jam disamping, dan mataku cukup tersentak ketika tahu itu jam 5 sore dan di sana ada sms dari pacarku yang diterima pukul empat tadi. Dan isi smsnya juga menyuruhku untuk menemaninya di tempat les karena sendirian. Oh noooooo, maaf saya ketiduran -.- Dengan segera saya meminta maaf. Dia tidak merespon juga, aku sms sekali lagi, masih juga tidak ada respon. Aku putuskan untuk menelfonnya, kemudian yang terjadi justru aku jengkel karena dia memutus telefonku. Dan tambah dongkol lagi ketka tahu dia tadi diantarkan oleh temen cowoknya. Shit, batinku.
Sebenernya aku udah nggak tahu lagi siapa yang salah, lama-lama makin banyak cowok2 yang muncul di kehidupan kami berdua, siaaaaaaaaaal. Dan tidak pernah sekalipun ada cewek yang mampir di kehidupan kami berdua. Hmm, kalauu di analisis sudah tapak sebenernya inti permasalahannya. Yaaaah, namanya juga hidup. Jadi ya seperti ini. Menerima masalah dan menghadapi masalah. Yiiiiiiiiiiiiiha. Tapi kalau masalah yang serupa dan berulang-ulang, nah itu yang patut kita selidiki dan kemudian jauhi. Perempuan memang keras. Saya harap semua yang saya andaikan menjadi kenyataan. amin ya Rabb
kemudian aku berusaha melunturkan kedongkolanku (beserta "dangkal"nya kata orang jawa) dengan mandi. Segar memang, beberapa saat kemudian terdengar buka dan alhamdulillah, saya masih kuat berpuasa hingga senja tiba. Jangan menyerah kawan!!!