Pagi hari tadi saya terbangun dan menemui diri saya tanpa semangat. Dan seketika saya meraih alat komunikasi saya, lalu saya kecewa. Hasilnya nihil. Diam ternyata tak membuahkan hasil, walaupun sering kali saya mengamati bahwa kadangkala seseorang yang diam akan merubah seseorang yang lain. Itu tidak berlaku di kehidupan saya saat ini.
Dan akhirnya saya bertanya pada diri sendiri. Apakah harus selalu seperti ini? Sampai kapan? Itu semua membuat saya lelah dan ingin sekali menarik satu nafas yang saaaaangaaat dalam. Tetapi untuk mengambil satu nafas yang dalam, saya selalu memerlukan pertimbangan kesana kemari. Selalu menimbang-nimbang. Dan pada akhirnya bandul timbangan yang saya punya pun tidak kuat menahan beban yang diberikan dan.....BRAAAK!! hancur berantakan. Untuk memungutnya perlu tenaga yang ekstra. Sering juga semua serba terbalik. Bandul yang seharusnya menjadi ukuran malah terpental jauh akibat beban berat, yang tenaganya berkali-kali lipat karena dijatuhkan. WOW!
Ingin rasanya semua bertindak sesuai dengan yang saya minta. Tetapi saya tahu itu tidak mungkin. Butuh frekuensi yang harus disamakan. Kadangkala selisih 0,001 Hz pun selalu menjadi masalah. Untuk membenahi error tersebut, kadangkala saya harus berkorban dengan sesuatu yang sangat membuat saya tidak nyaman. Walaupun sebenarnya saya sangat tahu apa yang sedang terjadi. Dan meskipun saya tahu andaikan bukan saya yang "mau" sedikit berkorban, pasti apa yang dirasakannya tidak seberat apa yang saya rasakan. Tetapi entah mengapa saya tidak pernah tega melakukan itu kepadanya. Selalu saya yang berlaku sebagai tuner-nya, dan dia sebagai gelombang FM yang harus selalu saya cocokkan.
Semoga semua berjalan mulus..........
Terimakasih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar