Senin, 24 September 2018

Kutitipkan kepadamu apa yang kau pinjami

Tuhan, bejanaku masih penuh.
Jika Engkau banting, pecah, maka kosonglah.
Tapi hamba yakin Engkau tak akan melakukannya.

Maka mentari Engkau terbitkan
yang hingga kini masih fajar.
Dan ketika tiba di siang yang terik,
suatu saat,
maka menguaplah apa yang ada di bejanaku.
Sedikit demi sedikit.
Kemudian kosonglah.

Saat itu hamba akan memohonkan untuknya, bejanaku, untuk kau isi lagi.
Terus menerus hingga hamba mati.
Kemudian hamba tak memerlukan bejana-bejana semacam itu lagi.
Jadikan hamba ruang sehingga tak akan penuh jika Engkau isi.

Ya Tuhan, kutitipkan kepadaMu bejana yang Engkau pinjami.
Agar hamba tak bersedih lagi,
agar hamba tak khawatir lagi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar