Ya Allah Kekasih yang tak pernah lelah mengasihi semua hambaMu,
Sungguh segala puja dan puji tak pantas diucapkan selain kepadaMu,
Dan salam hamba kepada Rasul KekasihMu.
Dan kepada mereka dan aku, telah Kau limpahkan semesta ampun dan maafMu.
Terlebih kepada diriku yang terdiri dari dosa dan segala macam nafsu.
Ya Allah, cintailah orang-orang yang sedang mencari cintaMu,
Cintailah orang-orang di sekitarku,
Cintailah mereka keluarga dan saudaraku,
Cintailah mereka teman dan sahabatku,
Cintailah ia yang hamba mencintainya karena cintaMu,
Cintailah setiap manusia yang dapat kupandang dengan mataku,
Baik mata zahir maupun batinku.
Dan pantulkanlah cinta yang tulus kepada bapak ibuku,
Seperti murni cinta beliau berdua kepadaku.
Ya Allah, jika dadaku sedang sesak oleh senyumnya yang menyebabkan hamba mengagungkan namaMu,
Jadikan setiap detak menjadi gebyar kasih kepadanya.
Jadikan setiap denyut menjadi luapan cinta kepadanya.
Jadikan setiap degup menjadi terbukanya masa depan yang baik baginya.
Karena sungguh, hamba tidak lagi berani menyakiti.
Bahkan untuk berkata pun mulut hamba mati.
Apalah, hamba sama sekali tak bernilai di dunianya, apalagi dihadapanMu esok pagi.
Ya Allah ridhoi jalannya, ridhoi jalanku.
Pertemukan kami di persimpangan itu.
Adalah Engkau sang pemilik waktu,
bagi semua manusia yang mengendarainya dengan sais berupa doa-doa kepadaMu.
Maka inilah sais keretaku.
Ya Allah, kabulkanlah,
Ya Allah, kabulkanlah,
Ya Allah, kabulkanlah,
Amin Ya Allah amin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar