"Duh, marai ati gringgingen!" celetuk mulutku sendiri.
Lho, ati gringgingen itu gimana? Hati kok kesemutan. Lagian hati itu letaknya di sebelah mana sih? Secara anatomis kalau nggak salah ada juga hati yang namanya liver. Kalau memang itu yang dimaksud hati, apa dia punya kemampuan meng-gringging? Semisal ia mampu, apa yang bisa bikin dia kesemutan?
Atau hati itu jantung? Tapi apa jantung mempunyai kemampuan kesemutan? Mungkin tidak, tapi bisa jadi iya. Sayangnya saya awam dengan hal semacam itu.
Atau jangan-jangan.. hati itu perangkat lunak tubuh kita. Bahasa anak mudanya software. Nah, ini baru agak masuk akal buat saya. Karena hati saya yang terbiasa kesemutan seringkali mempengaruhi emosi saya. Saya sering kerepotan dibuatnya.
Susahnyaaa menjadi saya.
Lha, memangnya saya ini siapa?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar