Rabu, 11 Januari 2017

Wanita berwajah ilmu

Coba sesekali Kau fokuskan hati dan pikiranmu.
Karena malam ini adalah malam biasa, tetapi tidak bagimu.

Juga jangan lupa siapkan tikar dan secangkir kopi.
Jagalah hatimu jangan sampai lelah menanti.
Bukankah Engkau telah terbiasa menunggu
seorang kekasih yang hendak datang namun masih ragu?
Jangan sedih.
Jadikan itu canda tawa hari-harimu.

Ia datang!

Hah, Kau bilang Kau tak lihat apapun?
Kalau begitu, pejamkan mata dan coba rasakan.
Ya, benar, teruskan seperti itu.

Apa itu yang memancar dari dalam hatimu?
Kau tidak tahu?
Orang-orang telah lama memanggil-manggil namamu dan Kau tidak tahu?
Dasar bodoh.

Itu adalah dirimu sendiri.
Kosmos di dalam kosmos.
Makro di dalam mikro.

Malam ini malammu, wahai wanita yang Tuhan mewajahkan kepadamu ilmu.
Gelap malam ini adalah saksi ketika Kau dulu mulai kembarai waktu.
Maka berbahagialah, meskipun di dalam kesedihanmu.
Hingga Tuhan memberimu sesuatu, yang tidak diberikanNya selain kepadamu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar