Semesta ketololanku melebur dihujam setetes cintaMu
kepadaku.
Beratus ribu kegelisahan Kau tumpas dengan hanya satu kata: Yaa Huu.
Ku tahu Engkau Waduud, pecinta maha pecinta.
Hinakan diriku sehingga diri ini sibuk memujiMu.
Seketika diri ini lesu.
Dadaku terasa penuh sesak akibat mata tak mampu lagi berisak.
Yaa Rabb, ambillah.
Ambillah yang menurutMu tak pantas Engkau bagikan kepadaku.
Tapi jangan lagi Kau ambil cintaku kepadaMu.
Lambaian tangan kepasrahan kusampaikan kepadaMu, Yaa Rabb.
Karena kini tarikan dan hembusan nafasku bukan lagi milikku.
Apa yang kuperjuangkan bukanlah barang tentu.
Apabila diri ini salah, mohon Kau jadikan benar dengan kasihMu.
Yaa Rabb, sekecup kerinduanku kusampaikan kepadaMu,
Dan kekasih, tunggulah aku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar