Minggu, 01 April 2018

April

Allah, hamba berjalan bersamaMu. Para pengarung sunyi menanti purnama malam ini. Begitupun aku, di kehidupan yang gelap gulita ini siapa lagi jika bukan Engkau yang kusanding denganku.
Getar-getaran getir kehidupan bagaikan gitar tanpa dawai yang tak lagi memerlukan bunyi. Karena musiknya selalu mengalun menjadi diri.

Allah, bulan malam ini yang akan menandai. Apakah utasan tali yang selama ini kurangkai akan menjadi atau mungkin masih mencoba menjadi. Atau mungkin masih mencoba mencoba menjadi. Malah yang paling mungkin ialah mencoba mencoba mencoba... dan entah menjadi.

Allah Yaa Waduud, Yaa Kariim, Yaa Rahiim, ketika hamba memohon maka yang mengalun merdu adalah musikMu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar