Jangan-jangan yang ada hanya Yang Maha Cermin, yang kita berkaca di setiap serpih kepingannya?
Hehe, mumet juga ya?
Yaa Nur,
Yaa Nur 'ala Nur,
Yaa Nur 'ala Nur 'ala Nur,
Yaaa Nur.
Kaulah cahaya langit dan bumi.
CahayaMu Yaa Nur.
Tersesatlah hamba.
JalanMu Yaa Nur.
Gelap gulita.
Terangi jalan hamba menujuMu.
Hingga nanti hamba menangis merintih di pelukan cahayaMu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar