Selasa, 14 Juni 2016

Cermin v4.0

Kini kubertanya,
Apakah cinta sejati?
Cinta yang tanpa pretensi
Cinta tanpa tendensi
Cinta yang tiada lagi persepsi
Hanyalah terdengar sayup-sayupnya,
Bagai gema tarhim subuh hari
Seperti laron mati yang mengira tak pernah ada matahari
Laksana hari yang tak mengenal sepi

O Tuhan, CahayaMu memantul pada cermin di dadaku. Memancar ke segala penjuru. Berkilat-kilat memecah lamunku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar