Wahai Engkau yang melepaskan,
kaburlah antara yang putih dan hitam
Wahai Engkau seniman pembentuk rupa,
sungguh, apa yang Kau cipta tiada percuma
Wahai Engkau aku mohon ampun,
takut aku padaMu lebih dari apapun
Wahai Engkau selalu memaksa,
apapun, asalkan itu mauMu aku bersedia
Wahai Engkau dermawan pemberi karunia,
yang setiap orang tak meminta, tetapi mereka lupa
Wahai Engkau pemberi rejeki
yang mereka anggap perihal duniawi
Wahai Engkau yang membuka rahmat
yang terkadang aku kelewat senang dan tak ingat
Wahai Engkau tak mungkin tak mengetahui,
di mana lagi aku simpan keburukan hati?
Wahai Engkau yang terkadang menyempitkan,
di batas-batas ini aku bertahan
Wahai Engkau yang melapangkan,
penuh hati ini meluap-luap tak tertahankan
Wahai Engkau lembah dari segala kerendahan,
nyaman aku beringsut di dasaran
Tidak ada komentar:
Posting Komentar