Rabu, 06 Juli 2016

idul fitri

Idul fitri, aku kasihan padamu
aku menyambutmu dengan biasa saja
katanya mereka merasa menang bersamamu
Menang dari apa?

O idul fitri, aku iba padamu
kemarilah, kau bisa selalu jadi kau di sisiku
karena mereka hanya sejenak akrab denganmu
mari bercengkrama bersamaku
Maukah kamu?

Idul fitri,
tetaplah kau tunggu aku di sisi Tuhanku
banyak yang akan lupa, 11 bulan nanti mereka
lampiaskan segala nafsu angkara murka
Lalu siapa yang kalah?

Duhai idul fitri,
jika aku jadi kau, maka tak sudilah aku
aku akan lari menutup mata ku pergi
tapi karena itu kau, kau tetap di sini
Sampai kapan akan seperti ini?

Idul Fitri,
maafkan aku, bukan engkau yang aku peluk ku cium
kau membudaya hanya sebagai momentum
hanya semarak opick mungkin juga ummi kulsum
Kecewa kah kamu?

Ah idul Fitri,
jangan kau ganggu dan lena-lenakan aku
kau puncak bulan (yang katanya) suci
tapi sayang ramadhanku tak pernah ku akhiri
haruskah aku dan kau sabar menanti?

Wahai idul fitri,
katanya kau suci
benar, engkaulah suci
Idul fitri,
tunggu
aku di sisi 
Yang Maha Suci


Tidak ada komentar:

Posting Komentar