Kamis, 07 Juli 2016

44

Wahai Engkau samudera ampunan,
aku ciduk segayung, cukuplah umurku semilyaran
Wahai Engkau ingkang tansah nerima-ake,
berontak aku pada dunia bak ronggolawe 
Wahai Engkau tinggi,
yang hidup mati Kau payungi
Wahai Engkau terbesar,
mungkinkah aku berada di luar?
Wahai Engkau pemelihara,
khilaf aku hidup nikmat hura-hura
Wahai Engkau cukupkan aku,
ku pilah mana inginku mana butuhku
Wahai Engkau Kau hitung dosaku,
maka tak henti aku menghitung ampunanMu
Wahai Engkau besar lagi mulia,
luluskah aku menjadi manusia?
Wahai Engkau pemurah,
Yaa Kariim, Yaa Kariim, Yaa Allah..
Wahai Engkau buatku waspada,
aku kerahkan indera mencari tanda-tanda
Wahai Engkau aku berdoa,
Kau cinta kekasihku di relung sekubah goa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar